Pengertian Control Panel Hosting dan Fungsinya Serta Apa itu Shared Hosting Server
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Perkenalkan saya Yuliana dari kelas 12 TKJ, Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan informasi mengenai Apa itu Control Panel Hosting? dan Apa Fungsinya?
Selamat membaca ya😊

Hosting merupakan suatu layanan internet yang menyediakan infrastruktur/ruang sedemikian rupa sehingga memungkinkan seseorang atau perusahaan dapat menyimpan dan menyediakan informasi di internet, misal berupa layanan http, FTP, E-Mail. Secara umum, orang memerlukan layanan ini untuk keperluan website, mail hosting, database hosting, atau keperluan lainnya. Hosting disebut juga web hosting, karena umumnya selalu berkaitan dengan website, walaupun bisa saja ada layanan hosting yang khusus email saja (email hosting), akses telnet/SSH/shell saja (shell hosting), dan sebagainya.
👉 Pengertian Control Panel Hosting

Control panel hosting adalah program software yang disediakan oleh penyedia web hosting yang berfungsi untuk memanajemen seluruh aspek layanan hosting. Dapat diartikan juga bahwa control panel hosting adalah sebuah aplikasi yang dapat mengoperasikan, mengatur, menjalankan, dan mengelola segala fasilitas yang ada di web hosting. Maka, dengan adanya control panel hosting ini, pemilik website dan penyedia web hosting dapat melakukan pengaturan untuk segala aktivitas yang terkait dengan domain, website, dan web hosting.
Ada beberapa jenis control panel hosting yang tersedia secara online dan semuanya itu menawarkan fitur-fitur serta desain layanan yang berbeda-beda, seperti cPanel, Plesk, DirectAdmin, dan banyak jenis control panel hosting yang lainnya.
Dalam sistem operasinya, tampilan setiap control panel hostng memiliki perbedaan antara satu dengan lainnya. Namun, secara umum fungsi dari fitur-fitur yang tersedia di dalamnya bisa dikatakan hampir sama.
Oke, kita akan mengulas sedikit apa saja jenis-jenis control panel hosting yang tersedia saat ini. Silahkan simak informasinya berikut ini:
1. cPanel

Dewasa ini, control panel hosting yang paling top atau paling banyak digunakan oleh sebagian besar web developer di Indonesia dan juga di dunia adalah control panel hosting yang bermerk cPanel yang berbasis Linux. Hal ini disebabkan, Sistem operasi fitur-fiturnya lebih mudah digunakan dalam mengelola web hosting, website, hingga domain. CPanel memiliki berbagai macam fitur, dan semua fiturnya itu hanya berada dalam satu halaman website saja. Sehingga, memungkinkan semua fitur mudah dijangkau dan juga membuat pengunjung website tidak perlu menekan banyak “klik” pada menu untuk mengakses satu per satu dari setiap fitur-fitur tersebut. Selain itu, keunggulan cPanel dibandingkan dengan control panel hosting jenis lainnya adalah selalu melakukan meng-update semua layanan secara teratur. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan kemudahan kepada pelanggan.
Selain itu, tampilan dari cPanel lebih simple, tidak rumit, dan sangat cocok bagi para pemula yang baru terjun ke dunia internet yang berhubungan dengan domain, website, dan web hosting. Selain itu, ternyata rata-rata pengembang web hosting juga memilih cPanel yang sederhana dan tidak rumit, karena control panel hosting ini menyajikan fitur-fitur yang menarik yang dapat memberikan kepuasan dalam mengelola web hosting.
2. Plesk

Plesk merupakan salah satu jenis Control Panel hosting yang digunakan juga untuk mengelola segala fasilitas hosting. Pada saat pertama kali dirilis, Plesk berada di bawah naungan sebuah perusahaan dari Amerika Serikat, yaitu Plesk Inc dan didesain di Rusia.
Plesk saat ini bisa dijalankan dalam sistem operasi Windows dan Linux. Dengan memilih Plesk sebagai control panel hosting, kita dapat melakukan berbagai aktivitas di website, sama halnya kita menggunakan control panel hosting lainnya yang tidak asing di Indonesia yaitu cPanel. Baik, plesk ataupun cPanel keduanya merupakan control panel hosting yang memiliki reputasi yang baik saat ini.
3. DirectAdmin

DirectAdmin merupakan salah satu jenis control panel hosting yang memiliki akses cepat dan mudah digunakan untuk mengatur dan mengelola hosting dan website, pada dasarnya dapat digunakan sebagai panel kendali web hosting. Control panel ini sudah dikembangkan sejak tahun 2003. DirectAdmin dapat dijalankan dalam sistem operasi LINUX.
Mirip seperti jenis control panel hosting yang lainnya, DirectAdmin digunakan untuk mengelola website dan membantu penyedia web hosting dalam memonitor sistem operasional di web hosting dan website secara interface dengan basis web dan basis grafis. Control panel ini juga dapat mengatur dan mengelola jumlah website, akun email, dan sebagainya.
DirectAdmin sudah diprogram secara otomatis untuk menjalankan sistem operasional, Sehingga penyedia web dapat dengan mudah membagikan dan memberikan kepada pemilik website beberapa cara dan tips dalam mengatur dan mengelola website.
4. ISPManager

ISPmanager adalah control panel berbasis Linux. Bagi anda pengguna windows, mungkin akan sedikit kecewa dengan control panel ini, karena diberi pilihan fitur yang terbatas.
ISPmanager adalah control panel yang memiliki tampilan dan desain yang lebih sederhana. Jika dibandingkan dengan control panel lain. Tetapi, kekurangan dalam tampilan itu tidak menurunkan kualitas fitur yang ditawarkan. Control panel ini banyak digunakan oleh developer web di Eropa Timur.
Semua control panel yang sudah dibahas itu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Cukup sulit untuk menilai, control panel hosting yang mana yang terbaik. Akan tetapi, semuanya itu tergantung plihan anda. Namun, panel-panel kendali web ini, sebenarnya memiliki kemiripan antara satu dengan yang lainnya. yaitu untuk membantu dan mempermudah pengelolaan web hosting.
Setelah mengupas pengertian dari control panel hosting dan membahas jenis-jenisnya. Selanjutnya, kita akan jelaskan fungsi dari control panel hosting. Silahkan, simak informasi lengkapnya berikut ini:
👉 Fungsi dari Control Panel Hosting

Fungsi dari control panel ini adalah untuk membantu penyedia web hosting dan user website dalam mengelola dan menjalankan fasilitas-fasilitas yang tersedia di web hosting sesuai dengan kebutuhannya. Untuk penjelasan lebih detailnya, bahwa control panel itu memiliki banyak fungsi. Fungsi-fungsi control panel hosting adalah sebagai berikut:
1. Pengaturan, registrasi, dan transfer nama domain
Control panel dapat melakukan proses pemindahan domain. Transfer nama domain, biasanya karena berbagai alasan. Misalnya, pelayanannya kurang bagus dari register lama, sehingga ingin pindah dan ingin menggabungkan domain dengan hosting dalam satu register. Selain itu, terjadinya transfer nama domain, karena ada proses pemindahan kepemilikan nama domain.
2. Penginstallan aplikasi
Fungsi control panel ini adalah menangani penggunaan tool yang akan digunakan untuk meng-uninstall program atau fitur Windows, dan menambah gadget.
3. Pengelolaan email address
Control panel juga dapat menambah akun email, akses webmail dengan browser, dan konfigurasi email klien.
4. Pengecekan statistik pengunjung website
Dalam control panel sudah tersedia fitur untuk bisa melihat statistik visitor dan traffic website anda, Jadi, anda tidak harus meng-upgrade kapasitas load yang dapat memberatkan server internet dan juga tanpa harus mendownload plugin dari luar yang kemungkinan dapat merugikan anda dan penyedia web hosting. Sehingga, anda tidak akan ribet, jika ingin mengamati data stastistik visitor website.
5. Back-up data
Fungsi ini berkaitan dengan security sistem dan pengaturan database
6. Monitor performa server
Di dalam Control Panel juga memiliki tool yang bisa digunakan untuk mengontrol status jaringan internet, melakukan perubahan pengaturan, menetapkan preferensi untuk berbagi file dan komputer, dan juga melakukan konfigurasi sambungan Internet, dan berbagai hal lainnya.
Maka, dapat disimpulkan bahwa fungsi control panel web hosting, yaitu sangat penting, karena keberadaan control panel dapat mempermudah pemilik website dalam menggunakan fasiltas yang ada di hosting. Sementara itu, fungsi control panel bagi penyedia web hosting adalah sebagai panel kendali yang dapat membantu dalam pengelolaan seluruh fasilitas di web hosting yang dimilikinya.
👉 Pengertian Shared Hosting

Shared hosting adalah jenis web hosting di mana satu server fisik menjadi tuan rumah banyak situs. Banyak pengguna memanfaatkan sumber daya pada satu server, yang menjaga biaya tetap rendah. Masing-masing pengguna mendapatkan bagian server tempat mereka dapat menghosting file situs web mereka. Server bersama dapat menampung ratusan pengguna. Setiap pelanggan yang menggunakan server platform shared hosting memiliki akses ke fitur-fitur seperti database, lalu lintas bulanan, ruang disk, akun email, akun FTP, dan add-on lain yang ditawarkan oleh host. Sumber daya sistem dibagikan sesuai permintaan oleh pelanggan di server, dan masing-masing mendapatkan persentase dari semua hal mulai dari RAM dan CPU, serta elemen lain seperti server MySQL tunggal, server Apache, dan server email.
Shared Hosting menawarkan cara yang paling hemat biaya untuk membuat situs online karena biaya pemeliharaan server dibagi di antara semua pengguna. Gaya hosting ini paling cocok untuk situs web atau blog kecil yang tidak memerlukan konfigurasi lanjutan atau bandwidth tinggi. Karena shared hosting tidak cukup untuk situs dengan lalu lintas tinggi, situs bervolume tinggi sebaiknya menggunakan solusi VPS atau hosting khusus.
Shared hosting merupakan salah satu pilihan popular terutama bagi situs-situs yang baru, pada dasarnya jenis hosting ini bekerja untuk memberikan sumber daya server yang nantinya akan digunakan oleh beberapa situs web yang memiliki layanan sama. Penjelasan lebih luasnya lagi adalah bahwa shared hosting ini memberi layanan dengan account hosting yang diletakan bersama-sama beberapa account lainnya didalam satu server yang sama sehingga dalam kinerjanya akan memakai servis bersama. Sementara Dedicated Hosting adalah layanan hosting di mana sebuah server yang dipakai oleh 1 account (atau 1 website, 1 klien) saja. Keuntungannya adalah performa dan privasi yang lebih baik, karena server tidak dipakai oleh pihak ketiga. Terdiri dari Colocation (di mana mesin disediakan oleh klien sendiri dan ditaruh di data center penyedia hosting) dan Dedicated Server (di mana mesin disediakan oleh pihak penyedia hosting).
Ketika seseorang telah memutuskan untuk membuat sebuah situs website maka hal pertama yang harus dilakukan untuk mengelolanya adalah dengan memilih tempat siapa dan mana yang akan dijadikan sebagai penyedia layanan hosting sebuah situs website. Langkah selanjutnya setelah memeutuskan tempat maka pengguna diminta untuk memilih paket hosting yang tersedia pada layanan hosting, pada umunya ada 5 yaitu shared hosting, VPS, cloud hosting, wordpress hosting dan dedicated server hosting.
± Kelebihan dan Kekurangan dari Shared Hosting
Dalam penggunaan layanan hosting pasti memiliki kelebihan dan kekurangan di masing-masing jenis hosting yang tersedia, untuk simak beberapa penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan dari shared hosting berikut ini.
+ Kelebihan Shared Hosting
- Biaya Murah
Dibandingkan dengan jenis hosting yang lain, shared hosting merupakan pilihan yang paling murah karena pada setiap server pengguna akan berbagi ruang serta sumber daya dengan yang lainnya. Sebagai contoh shared hosting adalah perumpaan ketika seseorang menyewa sebuah kontrakan atau apartemen yang akan digunakan bersama-sama agar lebih menghemat uang karena biaya akan ditanggung bersama-sama.
Pada umunya pengelolaan shared hosting pasti sepenuhnya dipegang oleh penyedia layanan hosting tersebut, oleh karena itu pengguna tidak perlu khawatir lagi mengenai apa pun yang berkaitan dengan kinerja layanan hosting dan hanya melakukan pengelolaan terhadap situsnya. Dengan hanya memfokuskan pada pengelolaan saja maka pengguna akan lebih menghemat waktu karena tidak perlu repot lagi untuk mengurusi kinerja server dan juga menghemat biaya.
- Penggunaan Mudah
Didalam layanan shared hosting pengguna akan dimudahkan karena nanti semua operasional server akan diambil ahli oleh penyedia layanan sehingga bagi para pemula yang tidak memiliki pemahaman mengenai pemograman masih tetap bisa untuk mengelola situs web atau blognya. Namun saat nanti web atau blog pengguna layanan shared hosting sudah mempunyai jangkauan yang luas dan pengunjung yang luar biasa banyaknya, maka perlu untuk mengganti layanan hosting ke VPS atau dedicated web server.
Alasannya adalah karena kembali lagi menyesuaikan pada kebutuhan dimana untuk web yang sudah besar dan memiliki banyak pengunjung lebih cocok dengan layanan hosting yang lainnya, jika pengguna masih menggunakan shared hosting maka situsnya akan berdampak pada situs lainnya didalam server yang sama dan pengaruhnya bisa membuat error atau down time. Selanjutnya jika pengguna sudah mengganti layanan hosting maka harus belajar pengetahuan mengenai pemograman.
- Administrasi dan Pemeliharaan Server Mudah
Sesuai dengan penjelasan diatas bahwa shared hosting sangat cocok bagi pemula yang baru memiliki pemahaman mengenai dunia web dan layanan hosting. Dengan menggunakan jenis hosting ini pengguna lebih difokuskan pada pembelajaran mengenai blog ataupun website yang sedang dibangun, namun hal ini hanya sementara waktu karena pengguna harus mengganti layanan ketika sudah mengalami traffic pengunjung. Mengenai administrasi dan pemeliharaan server pengguna tidak perlu memikirkannya lagi karena semuanya sudah diambil ahli oleh penyedia layanan hosting.
- Sangat Ideal untuk Blog maupun Website Bisnis Skala Kecil
Shared web hosting ini dikatakan sangat ideal untuk pengguna situs blog maupun website bisnis dengan skala yang kecil. Alasannya pertama karena pertimbangan anggaran, hal ini tentu sering terjadi pada seseorang yang memulai bisnis kecil-kecilan dimana untuk mengurangi resiko kerugian yang besar maka seseorang akan lebih menghemat uang terkait anggaran.
Karena shared hosting ini menawarkan layanan dengan harga yang sangat murah maka sangat cocok untuk seseorang yang melakukan bisnis dengan situs blog atau web dengan skala kecil. Lalu alasan yang kedua adalah mengenai pehaman dan kemampuan seseorang dalam mengelola hosting, tentu untuk yang baru terjun di dunia web hosting akan kesulitan untuk menjalankan layanan hosting.
Namun di shared hosting pengguna tidak perlu kesulitan lagi karena semua server akan diambil ahli oleh penyedia layanan hosting tersebut, untuk itu shares hosting sangat ideal bagi pemula blog atau web bisnis kecil.
- Control Panel yang mudah
Dengan menggunakan shared hosting ini pengguna akan diberi kemudahan dalam hal control panel karena penyedia layanan hosting akan memberika akses yang luas terhadap hal tersebut. Dalam mengelola website atau blog akan lebih mudah lagi karena pengguna sudah memiliki akses control panel, sehingga pengguna akan bisa memanfaatkan banyak fitur yang tersedia misalnya ketika akan mengunggah file ataupun gambar akan lebih lancar dan mudah serta untuk memudahkan pengguna yang ingin melihat statistic apapun yang berkaitan dengan web atau blognya.
- Email akan masuk pada akun email pengguna
Sudah kita ketahui bahwa penggunaan layanan shared hosting ini adalah dilakukan bersama-sama dengan berbagi server pada pengguna lain. Namun tidak perlu khawatir mengenai email yang dikirim untuk pengguna akan masuk pada email pengguna bukan semua email yang masuk pada layanan server yang sama.
– Kekurangan Shared Hosting
- Area Kontrol Terbatas pada Server
Pengguna pada layanan shared hosting ini hanya memiliki ruang yang sedikit terkait akses ke server sehingga kontrolnya sangat terbatas sekali. Hal ini terjadi karena dalam layanan hosting ini kepemilikan akses penuh hanya dimiliki oleh administrator penyedia layanan hosting, jadi untuk pengelolaan semua akun server diambil ahli juga dan pengguna memiliki akses yang sedikit.
- Memungkinkan Terjadinya Crash
Sebagaimana telah dijelaskan bahwa jenis layanan shared hosting ini adalah yang menggunakan banyak pengguna di dalam satu server, dengan hal tersebut tentu sudah tidak heran lagi jika sewaktu-waktu akan terjadi crash. Adanya beban yang berat terutama jika sedang ada traffic akan berpengaruh terhadap kinerja situs web atau blog pengguna lainnya dan akhirnya terjadi gangguan layanan atau crash.
- Keamanan yang kurang
Dalam shared hosting yang memberi ruang yang luas dalam satu server, akan lebih rentan terhadap penyalahgunaan akses atau fitur lainnya yang sangat sensitive. Denga hal tersebut pasti akan banyak memunculkan masalah pada server dan bahkan akan terbuka celah dari keamanan yang dipasang.
- Penggunaan Sotware lain terbatas
Pengguna shared hosting tidak bisa mendapatkan akses dalam menggunakan atau menjalankan software lain selain yang telah ditawarkan oleh penyedia layanan hosting.
Demikianlah informasi mengenai Control Panel hosting dan Shared Hosting yang dapat saya sampaikan. Saya meminta maaf apabila terdapat kesalahan penulisan ataupun kekurangan dalam penyampaian🙏
Saya ucapkan terimakasih sudah mengunjungi laman @yuliana2207 😊
Link sumber informasi:
https://appkey.id/blog/istilah-it/pengertian-control-panel-hosting/
https://blog.wowrack.co.id/2012/03/apa-itu-shared-hosting-vps-dan.html?m=1
Komentar
Posting Komentar